Minggu, 25 Januari 2015

Pengemis Unik Yang Meminta Sumbangan Lewat Kartu Kredit, Dan Bisa Bepergian Ke Luar Negeri

Dalam kehidupan sehari-hari, tentunya anda pernah menemui pengemis entah itu di jalanan ataupun datang dari rumah ke rumah. Ada diantara mereka yang mengemis karena benar-benar membutuhkan, ada juga sebagian yang lain menjadikannya sebagai profesi, seperti yang diberitakan di televisi beberapa waktu lalu tentang pengemis tajir.

Bagaimanapun, biasanya pengemis akan menerima berapapun uang yang kita berikan kepada mereka. Nah, bagaimana jadinya seandainya ada seorang pengemis yang meminta sumbangan lewat kartu kredit? Tentunya, kalau di Indonesia bakal tidak ada orang yang mau ngasih duit karena merepotkan.

Namun, pengemis seperti itu memang benar-benar ada. Setidaknya hal tersebut telah dibuktikan oleh seorang pria asal Lancashire.

Adalah Damien Preston Booth, yang bisa disebut sebagai salah satu pengemis paling cerdas di dunia. Bagaimana tidak, alih-alih menerima sumbangan berupa uang receh, ia justru menerima lewat kartu kredit. Alasannya, karena menurutnya orang kaya biasanya tidak membawa uang tunai, sehingga pria yang berusia 37 tahun ini selalu membawa EDC (Electronic Data Capture) saat mengemis kepada orang-orang kaya. Bahkan, dari beberapa foto yang beredar di internet, orang-orang terkenal seperti Simon Cowell dan Sharon Osbourne pun memberikan sumbangan untuknya.

pengemis lewat kartu kredit

Dengan alat tersebut, maka para dermawan akan bisa menstransfer sejumlah uang ke rekening Paypal miliknya. Para dermawan akan menerima tanda terima dari pembayaran tersebut.

Dari hasil meminta sumbangan lewat kartu kredit tersebut, kini Damien bisa memiliki uang untuk membayar sewa apartemennya seharga 300 poundsterling atau sekitar 5 juta lebih perbulannya di Preston, London. Bahkan ia masih punya uang untuk biaya jalan-jalan ke luar negeri seperti Paris dan Ibiza.

"Orang itu benar-benar arogan," kata Emil Staykov, kepala porter restoran Lebanon, Mamounia Lounge. "Dia meminta uang kepada pelanggan kami ketika mereka masuk dan kemudian tidur di ambang pintu. Saya telah menelepon polisi untuk menangkapnya. Saya tahu dia punya uang, dia bahkan membawa dua ponsel."

Tapi, Damien sendiri telah menyangkal bahwa ia menggunakan uang hasil meminta sumbangan lewat kartu kredit tersebut buat foya-foya. Menurutnya, kepergiannya ke luar negeri hanyalah buat mencari pekerjaan. Ia mengaku berusaha keras untuk mengubah hidupnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar