Selasa, 04 Desember 2012

Pengertian Ekonomi Dan Hukum Ekonomi

Membahas mengenai pengertian ekonomi, sebenarnya istilah ekonomi berasal dari bahasa Yunani, yaitu dari kata oikos dan nomos. Yang mana oikos berarti rumah tangga atau keluarga, sedangkan nomos dapat diartikan sebagai aturan, hukum, atau peraturan. Jadi, secara bahasa ekonomi dapat diartikan sebagai manajemen rumah tangga atau aturan rumah tangga.

Menurut wikipedia, pengertian ekonomi adalah ilmu sosial yang mempelajari kegiatan manusia yang berkaitan dengan konsumsi, distribusi, sampai produksi pada barang dan jasa.

Apabila anda ingin mengetahui apa pendapat para ahli tentang ekonomi, berikut saya sertakan pengertian ekonomi menurut beberapa ahli :

1. Paul A. Samuelson mengartikan ekonomi adalah cara yang dilakukan manusia dengan kelompoknya yang memanfaatkan sumber-sumber untuk dijadikan komoditi (produksi), kemudian mendistribusikannya kepada masyarakat untuk dikonsumsi.
2. Hermawan Kertajaya mengartikan ekonomi adalah suatu keadaan dimana suatu sektor industri melekat padanya.
3. Mill J. S mengartikan ekonomi adalah ilmu pengetahuan praktek tentang penagihan dan pengeluaran.
4. Adam Smith mengartikan ekonomi adalah penyelidikan tentang sebab dan keadaan kekayaan suatu negara.

pengertian ekonomi
Ilustrasi pengertian ekonomi / Image courtesy of nongpimmy / FreeDigitalPhotos.net
Sebagai makhluk sosial menusia selalu berhadapan dengan masalah ekonomi. Inti dari masalah ekonomi yang dihadapi oleh manusia adalah karena tidak terbatasnya jumah kebutuhan manusia, sedangkan alat pemuas kebutuhan jumlahnya amat terbatas. Antara satu orang dengan yang lain bisa saja memiliki jumlah kebutuhan yang berbeda tergantung dari beberapa faktor misalnya lingkungan sosial budaya, faktor fisik, pendidikan, moral, dll.

Untuk memenuhi kebutuhannya, maka manusia akan melakukan yang namanya tindakan ekonomi. Tindakan ekonomi adalah segala usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan dengan pertimbangan yang baik berdasarkan skala prioritas untuk mencapai kemakmuran. Pada dasarnya, semua tindakan ekonomi yang dilakukan manusia adalah didorong oleh motif ekonomi, akan tetapi seiring perkembangannya, kini tindakan ekonomi juga didorong oleh beberapa motif nonekonomi misalnya saja motif untuk memperoleh kedudukan dalam masyarakat, motif untuk membantu sesama, atau motif untuk memperoleh penghargaan.

Ada beberapa macam yang melatarbelakangi atau menjadi motif kenapa seseorang itu melakukan tindakan ekonomi yang secara umum dapat dibagi menjadi 2 macam yaitu motif intrinsik dan motif ekstrinsik. Yang disebut dengan motif intrinsik adalah melakukan tindakan ekonomi karena atas dasar keinginan sendiri sedangkan yang dimaksud dengan motif ekstrinsik adalah melakukan tindakan ekonomi karena atas dorongan orang lain.

Namun, di dalam prakteknya, secara lebih spesifik ada beberapa macam motif ekonomi yang melatarbelakangi seseorang melakukan tindakan ekonomi. Diantaranya adalah motif untuk memenuhi kebutuhan, motif untuk memperoleh keuntungan, motif untuk memperoleh penghargaan, motif untuk memperoleh kekuasaan, serta motif sosial atau untuk menolong sesama.

Di dalam melakukan tindakan ekonomi, diperlukan prinsip ekonomi, yaitu dengan pengorbanan sekecil mungkin untuk memperoleh hasil semaksimal mungkin. Setiap orang yang melakukan tindakan ekonomi pasti akan berpegang pada prinsip ekonomi. Kenapa harus berpegang pada prinsip ekonomi? Itu karena secara naluri semua manusia pasti menginginkan untung/laba tapi dengan pengorbanan yang sekecil mungkin.